Thursday, January 19, 2017

Rumah Batik Andalan Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pangkalan Kerinci

Rumah Batik Andalan Pangkalan Kerinci

Bagi sebagian besar pebisnis, aktivitas yang dilakukan dalam bisnisnya bertujuan untuk mencari profit. Memang tidak semua seperti itu, salah satunya adalah bisnis yang dijalankan oleh seorang pengusaha sukses Indonesia, Sukanto Tanoto. Tujuan utamanya adalah berusaha menghadirkan manfaat kepada pihak lain sembari menjaga eksistensi perusahaannya. Salah satu perwujudannya adalah kehadiran Rumah Batik Andalan di Riau.
 
    Rumah Batik Andalan merupakan usaha kecil yang dilahirkan oleh perusahaan Sukanto Tanoto di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, demi memberdayakan masyarakat sekitar. Usaha ini memungkinkan warga di sana untuk bekerja mengembangkan potensinya.
 
Seperti yang diceritakan oleh Hari Fitri Ramadhani, seorang ibu rumah tangga dengan tiga orang anak yang tinggal di Pangkalan Kerinci. Berkat dukungan perusahaan Sukanto Tanoto, kini Fitri bisa mengelola usaha pembuatan batik dengan jumlah produksi mencapai 200 lembar kain per bulan.
 
Keberhasilan yang diraih oleh Fitri merupakan buah dari menjadi mitra perusahaan Sukanto Tanoto yang ingin menghadirkan manfaat bagi pihak lain. Untuk mendukung hal tersebut, perusahaan Sukanto Tanoto menggandeng Tanoto Foundation untuk memberikan berbagai pelatihan kepada masyarakat. Salah satunya ialah keterampilan membatik yang diikuti oleh Fitri pada 2013.
 
    Selain memberikan keterampilan, kegiatan Tanoto Foundation memberikan modal sekaligus peralatan membatik dan mendampingi Ftiri dalam mengembangkan usahanya. Kini hasilnya mulai dapat dirasakan. Fitri bahkan mampu membantu suaminya dengan mendapatkan penghasilan sendiri.
 
    "Setelah ikut Rumah Batik Andalan ini, saya senang karena bisa membantu perekonomian keluarga. Sebelumnya saya hanya ibu rumah tangga. Suami berwiraswasta sebagai pengrajin tralis besi, sedangkan anak-anak saya masih Sekolah Dasar," ucap Fitri kepada Kompas.com.
 
    Tidak hanya itu, Fitri saat ini sudah tidak lagi membutuhkan bantuan dari perusahaan Sukanto Tanoto dan Tanoto Foundation. Ia mampu mandiri dengan bergabung ke dalam koperasi. Ini membuatnya semakin sanggup mengembangkan usahanya.
 
    "Ke depan, harapannya Rumah Batik Andalan maju dan anggotanya juga bisa maju dengan membuka lapangan kerja bagi yang lain, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga orang lain. Alhamdulillah bisa punya penghasilan tambahan, selain suami yang buka usaha sendiri," ucap Fitri.
 
    Hingga saat ini sudah ada sekitar 161 UKM lokal di Riau yang mendapatkan 341 kontrak bisnis dari perusahaan Sukanto Tanoto. Selain itu, telah ada 215 UKM pemasok barang dan jasa di mana anggotanya telah mendapatkan pelatihan dalam manajemen bisnis. Hal itu masih ditambah pelatihan keterampilan vokasi untuk 144 anggota masyarakat pedesaan.

Misi dari pendiri grup Royal Golden Eagle dan Tantoto Foundation, Sukanto Tanoto, memang ingin usahanya berguna bagi pihak lain. Bisnis Sukanto Tanoto wajib memberikan manfaat bagi masyarakat, iklim, dan negara. Program pengembangan Usaha Kecil Menengah merupakan salah satu yang mereka lakukan untuk mewujudkannya bersama dengan Tanoto Foundation.

No comments:

Post a Comment

Comments system

Disqus Shortname