Skip to main content

5 Fakta Mengenai Vaksin BCG yang Jarang Diketahui


Bayi yang berusia di bawah 2 bulan merupakan kelompok yang paling efektif untuk menerima imunisasi BCG. Imunisasi ini berisi bakteri TB yang dilemahkan dan akan merangsang sistem kekebalan tubuh dalam melawan bakteri TB lainnya. Namun, ada fakta-fakta lain dari vaksin BCG ini. Berikut rangkuman lengkapnya. 

Vaksin BCG

1. BCG Diberikan Sebelum Bayi Berusia 3 Bulan
Imunisasi BCG adalah salah satu jenis imunisasi yang harus diberikan pada bayi. Pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit TBC atau TB. BCG merupakan kepanjangan dari Bacillus Calmette-Guérin atau bakteri Calmette-Guérin.

WHO telah mewajibkan vaksin ini diberikan kepada seluruh anak di dunia sebelum berusia 
3 bulan. Sesuai anjuran tersebut, pemberian imunisasi BCG untuk bayi di Indonesia umumnya dilakukan saat bayi yang baru lahir dan dianjurkan paling lambat diberikan sebelum bayi berusia 3 bulan.

Bagi bayi yang akan melakukan imunisasi BCG setelah usianya 3 bulan, harus melakukan tes tuberkulin terlebih dulu. Tes tuberkulin (tes Mantoux) dilakukan dengan cara menyuntik protein kuman TB (antigen) pada lapisan kulit lengan atas.

2. Setelah Divaksin, Bayi Aman dari Bakteri TB Penyebab Kematian
Imunisasi BCG merupakan bakteri tuberkulosis yang dilemahkan dan tidak akan menyebabkan penerima imunisasi menjadi sakit TB. Oleh karena itu wajib diberikan sejak kecil agar penyakit ini tidak menyerang pada usia dini.

Pemberian imunisasi ini akan memicu sistem imun untuk menghasilkan sel-sel yang dapat melindungi kita dari bakteri tuberkulosis. Selain itu, imunisasi ini efektif untuk mencegah penyakit tuberkulosis termasuk yang paling bahaya.

TB sangat berbahaya dan gampang menyebar melelui cipratan air liur, bersin, batuk, maupun tanpa sengaja terhirup orang lain. Penyakit ini juga berisiko menyebabkan infeksi paru-paru, tapi sering kali menyerang sendi, selaput otak, tulang, maupun ginjal.

3. Vaksin BCG Bisa Memicu Reaksi Alergi, Namun Jarang Terjadi
Setelah melakukan imunisasi ini, Anda tidak perlu panik jika muncul luka melepuh di area suntikan. Tak jarang luka ini terasa sakit dan lebam selama beberapa hari. Setidaknya 2-6 minggu dengan ukuran 1 cm dan akan mengeras karena cairan yang ada di permukaan mengering.

Tapi, biasanya akan sembuh dalam beberapa minggu. Imunisasi BCG sangat jarang menimbulkan efek samping alergi berat atau anafilaktik. Namun akan lebih baik untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan jika timbul alergi. Waspadai hal ini dengan konsultasi dengan dokter.

4. Beberapa Kondisi Bayi Tidak Bisa Mendapat BCG
Meski imunisasi ini wajib diberikan kepada anak, tapi beberapa anak harus menunda pemvaksinan. Hal ini bisa dikarenakan infeksi kulit, demam, diketahui HIV positiv dan belum mendapatkan penanganan, sedang pengobatan kanker atau imunitas sedang lemah, atau bisa jadi diketahui mengalami anafilaktik terhadap BCG.

Tidak hanya itu saja, kondisi pernah TB maupun tinggal serumah dengan penderita TB juga harus ditunda melakukan vaksin. Sehingga tidak semua bayi bisa langsung dilakukan vaksin, kondisi tubuhnya harus dicek terlebih dulu.

5. Dosis Imunisasi BCG Berbeda, Tergantung Umur Anak
Jika Anda menganggap semua suntikan yang diberikan sama, maka anggapan tersebut salah. Pemberian vaksin ini memiliki dosis yang disesuaikan dengan usia anak. Misalkan anak di bawah  1 tahun sebanyak 0,5 ml. Sedangkan anak di atas 1 tahun diberikan 0,1 ml. Takaran ini sudah ditentukan oleh DEPKES RI.

Umumnya imunisasi BCG ini disuntikkan di lengan atas. Namun syaratnya di bagian tersebut tidak boleh diberikan imunisasi lain selama 3 bulan. Hal ini dikarenakan agar obat tidak bercampur antara imunisasi yang satu dan yang lainnya.

Pemberian vaksin BCG ini sangat penting sehingga pastikan anak Anda sudah mendapatkan imunisasi ini sebelum usianya di atas yang ditentukan secara medis. Sebaiknya imunisasi ini dilakukan dengan benar agar tidak menimbulkan efek samping.

Comments

Popular posts from this blog

Kesempatan Bekerjasama dengan Tunaiku Sebagai Partner

Produk pinjaman online saat ini sudah menjadi hal yang banyak dicari. Selain karena proses pengajuan yang mudah, Anda pun tidak perlu menggunakan jaminan untuk bisa meminjam uang. Untuk keterangan lebih lanjut Anda bisa mengunjungi website resmi dari Tunaiku di sini. Nah ulasan kali ini akan membahas bekerjasama yang ditawarkan Tunaiku.
Partner Perusahaan Bagi Anda pemilik usaha dan ingin bekerjasama dengan Tunaiku dalam memakmurkan karyawan dan masyarakat sekitar dalam mengatasi permasalahan keuangan, terdapat dua program yang bisa dipilih: Affiliates Program serta Employer Program.
Affiliates Program ini ditujukan bagi masyarakat sekitar perusahaan. Jadi partner yang bekerjasama dengan Tunaiku cukup merekomendasikan produk-produk yang disediakan oleh Tunaiku sebagai jasa pinjaman online. Hal ini sangat membantu masyarakat yang masih belum yakin apabila melakukan pinjaman online dan kurang berpengalman dengan hal tersebut.
Dengan adanya program ini masyarakat bisa mendapatkan dana pinja…

Ketahui 6 Pertimbangan Sebelum Membeli Bean Bag

Salah satu cara untuk mempermanis sekaligus membuat ruangan terasa nyaman yaitu dengan tambahan bean bag. Sofa yang menyerupai bantal besar ini berisi Styrofoam dengan aneka warna. Selain nyaman, sofa ini bisa membuat ruangan tampak hidup. Namun tidak semua sofa bantal ini bagus, sehingga Anda harus cermat dalam memilihnya.
1. Pilih Ukuran Sesuai Ruangan Jangan sembarangan membeli sofa bantal ini. Hal pertama yang menjadi pertimbangan yaitu luas ruangan. Jika ingin sofa bersifat formal maka Anda bisa memilih ukuran medium, yaitu berdiameter 70 cm dan tinggi 130 cm. Namun jika ruangan Anda sangat luas, sebaiknya beli ukuran yang besar atau ekstra sehingga bisa dimanfaatkan untuk tempat tidur sekaligus.
2. Material Harus Menyerap Keringat Material yang digunakan untuk pembuatan sofa ini beraneka ragam. Cover yang ideal biasanya terbuat dari kanvas, denim, atau spandeks. Ketiga bahan tersebut diyakini nyaman saat diduduki dalam waktu lama. Hindari material bulu atau kulit karena akan terasa…

2 Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan Saat Tinggal di Jakarta

Sebagai kota Metropolitan, Jakarta dipenuhi oleh berbagai hal dan berbagai orang dari berbagai macam suku yang ada di Indonesia. Hal ini disebabkan karena di Jakarta, kamu bisa melakukan berbagai hal mengingat Jakarta merupakan ibukota negara. Banyaknya hal yang bisa dilakukan membuat banyak orang berbondong-bondong berusaha untuk tinggal di Jakarta. Untuk beraktivitas, ada banyak hal yang bisa dilakukan saat kamu tinggal di Jakarta. Kedua hal berikut ini menjadi beberapa diantaranya.
ShoppingSalah satu aktivitas yang bisa kamu lakukan ketika tinggal di Jakarta adalah shopping alias berbelanja. Hal ini seakan menjadi kebiasaan bagi para warga ibu kota setiap akhir pekan atau bahkan setiap harinya. Ya, banyaknya pusat perbelanjaan baik modern maupun tradisional membuat banyak orang melakukan transaksi jual beli setiap harinya. Mulai dari barang-barang kebutuhan pokok, sampai barang-barang mewah tersedia di Jakarta. Oleh karena itulah, tak salah jika banyak orang yang menganggap bahwa Ja…